Selasa, 19 November 2019 | 17:54 WIB

Ribuan Orang Mengungsi akibat Krisis terbaru di Libya

Kamis, 11 April 2019 | 05:13 WIB - liana aliati

LIBYA, -- Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengumumkan, bentrokan terbaru di Libya memaksa sekitar 4500 warga sipil mengungsi.

Seperti dilaporkan Reuters mengutip PBB, selama bentrokan antara Militer Nasional Libya pimpinan Khalifa Haftar yang menguasai timur Libya dan pasukan di bawah pemerintah rekonsiliasi nasional, sekitar 4500 warga di sekitar Tripoli mengungsi.

Pasukan Khalifa Haftar berada sekitar 10 km di selatan Tripoli dan memblokade jalan yang menuju kota dengan kendaraan yang dilengkapi senapan mesin.Menurut keterangan saksi mata, jet tempur Militer Nasional Libya juga terbang di atas zona udara Tripoli dan terdengar sejumlah suara ledakan di sekitar kota.

Menyusul eskalasi bentrokan di Libya, PBB menangguhkan konferensi perdamaian Libya yang rencananya digelar pekan depan (14-16 April) di kota Ghadames.

Jend. Khalifa Haftar hari Kamis 4 April seraya menginstruksikan serangan ke Tripoli, meminta warga ibukota Libya menyerahkan diri kepada pasukannya.
Perdana Menteri Libya Fayez Al Sarraj juga menginstruksikan pasukannya untuk melawan setiap ancaman. (MF)

 

Komentar Anda

BACA JUGA
Peristiwa | Kamis, 14 November 2019 | 06:31 WIB