Sabtu, 16 November 2019 | 09:30 WIB

Rakyat Sudan Peringatkan Saudi tak Campuri Urusan Negaranya

Kamis, 6 Juni 2019 | 05:16 WIB - liana aliati

SUDAN, -- Kelompok oposisi Sudan memperingatkan beberapa negara Arab termasuk Arab Saudi dan Uni Emirat Arab untuk tidak mencampuri urusan dalam negeri negara mereka.

Kantor berita Reuters (5/6/2019) melaporkan, Aliansi Pengacara Demokratik Sudan, yang merupakan bagian dari Sudanese Professionals Association (SPA) salah satu kubu oposisi negara itu, Selasa (4/6) memperingatkan sejumlah negara Arab untuk tidak mengintervensi urusan internal Sudan, dan menghentikan dukungan mereka terhadap Dewan Transisi Militer, TMC pimpinan Letjen Abdel Fattah Al Burhan.

Negara Arab yang dimaksud itu diduga kuat adalah Saudi, Uni Emirat Arab dan Mesir yang dinilai banyak kalangan selama ini berusaha memperkuat pengaruhnya di Sudan pasca tergulingnya Omar Al Bashir.

Sebuah lembaga think tank keamanan dan intelijen, Grup Soufan mengatakan, kekerasan di Sudan dapat dengan cepat berubah menjadi perang saudara. Ada kesamaan yang terjadi di Sudan dengan beberapa protes Musim Semi Arab, termasuk di Suriah. (HS)


Komentar Anda

BACA JUGA
Ekonomi | Rabu, 13 November 2019 | 16:03 WIB
Nasional | Senin, 11 November 2019 | 05:21 WIB