Kamis, 14 November 2019 | 05:29 WIB

Protes Krisis Air, 550 Warga India Ditangkap

Sabtu, 22 Juni 2019 | 20:13 WIB - wry

New Delhi, - Setidaknya 550 orang ditangkap di kota Coimbatore, India pada Rabu (19/6) karena memprotes dengan wadah air kosong di depan markas pemerintah kota. Seperti dilaporkan CNN, para demonstran menuduh pejabat lalai dan salah kelola manajemen air.

Saat ini, empat waduk yang memasok Chennai, ibu kota negara bagian dan kota terbesar keenam di India, hampir kering. Situasi di Chennai mencerminkan krisis nasional yang sedang berlangsung ketika gelombang panas yang fatal melanda seluruh negeri, dan kota-kota dari Mumbai hingga Delhi menghadapi pasokan air yang semakin menipis.

“Orang-orang mulai berebut air, dengan bentrokan kecil di Chennai. Truk-truk yang membawa air ke kota-kota bahkan telah dibajak dan para pengemudi diserang,” keluh Jyoti Sharma, pendiri dan presiden FORCE, satu LSM India yang bekerja di bidang konservasi air.

Menanggapi krisis yang sedang berlangsung di Tamil Nadu, partai oposisi Dravida Munnetra Kazhagam (DMK) menyerukan protes di seluruh negara bagian pada 22 Juni.

“Pemerintah bahkan tidak mengakui bahwa ada krisis air. Hanya jika mereka mengakui bahwa ada krisis, kita dapat menemukan solusinya,” kata Saravanan Annadurai dari DMK.

Annadurai menuduh pemerintah negara bagian, yang dipimpin oleh partai All India Anna Dravida Munnetra Kazhagam (AIADMK) dan merupakan bagian dari koalisi penguasa Perdana Menteri Narendra Modi, menolak laporan-laporan yang dilebih-lebihkan oleh media dan oposisi.(SP)



Sumber: Suara Pembaruan
 Ribuan Warga Hong Kong Gelar Unjuk Rasa di Markas Polisi    
BACA BERIKUTNYA

x
Ribuan Warga Hong Kong Gelar Unjuk Rasa di Markas Polisi
BAGIKAN

Komentar Anda

BACA JUGA
Polkum | Jumat, 8 November 2019 | 22:16 WIB