Jumat, 24 Januari 2020 | 06:36 WIB

Dewan Keamanan Khawatir Kekerasan di Irak

Sabtu, 14 Desember 2019 | 16:53 WIB - wry

IRAK, - Dewan Keamanan PBB mengaku khawatir atas aksi bersenjata di pembunuhan dan kekerasan di Irak.
Russia today (RT) melaporkan, Dewan Keamanan Jumat (13/12) di statemennya meminta petinggi pemerintah Irak menyelidiki aksi kekerasan terhadap demonstran di negara ini.

Rakyat Irak sejak awal Oktober selama satu pekan menggelar demo memprotes maraknya korupsi, pengangguran dan minimnya pelayanan publik di Baghdad dan kota di selatan negara ini, namun aksi damai ini berubah menjadi krisis keamanan atas campur tangan pihak asing.

Gelombang kedua aksi demo di berbagai wilayah Irak meletus sejak 25 Oktober dan sampai saat ini masih tetap berlanjut.

Menyusul eskalasi protes, Perdana Menteri Irak Adil Abdul-Mahdi mengundurkan diri dan parlemen negara ini menggelar sidang darurat menyetujui pengunduran diri Abdul-Mahdi.

Berdasarkan konstitusi Irak, seiring diterimanya pengunduran diri perdana menteri, presiden memiliki waktu 15 hari hingga 18 Desember untuk menunjuk perdana menteri baru.

sumber :(MF)

 

 

Komentar Anda

BACA JUGA
Nasional | Minggu, 19 Januari 2020 | 06:50 WIB
Peristiwa | Senin, 20 Januari 2020 | 07:15 WIB