Minggu, 5 April 2020 | 23:42 WIB

Bupati Cek Ketersediaan APD Dinkes Kab.Brebes

Kamis, 26 Maret 2020 | 08:00 WIB - Ahmad Wahidin

BREBES - Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH mengecek ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) yang sudah dimiliki oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes untuk penangan kasus Corona atau Covid-19.

 Pengecekan dilakukan untuk memastikan kondisi riil antara kebutuhan dan ketersediaan APD yang ada. Sehingga benar-benar bisa dilakukan antisipasi dini dengan pembelian maupun permohonan permintaan kepada pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat.

Dari hasil pengecekan, kata Bupati, keberadaan logistik untuk pencegahan Covid-19 sudah ada.
“Alhamdulillah sudah ada persiapan Alat Pelindung Diri (ADP) sebanyak 114 unit. Dan nanti akan datang lagi sebanyak 150 unit bantuan dari Gubernur Jawa Tengah,” ungkap Bupati disela pengecekan logistik APD di Gudang Farmasi Dinkes Brebes, Selasa (24/3).

Pihaknya juga tengah menengok Rumah Sakit Bhakti Asih di Jatibarang yang dipersiapkan untuk perawatan. Namun demikian, lanjut Idza, RSUD Brebes juga sudah disiapkan, yang tadinya hanya 20 bad kini sudah disiapkan 100 bad khusus untuk penanganan kasus Corona.

Idza mengaku bahwa kesiapan Pemkab sudah dilakukan semaksimal mungkin, termasuk dengan menggandeng berbagai unsur seperti TNI, Polri, Ormas, hingga aparatur desa hingga RT/RW untuk melakukan edukasi dan kesiapan lainnya.

“Kita sudah melakukan gerakan edukasi hingga tingkat RT RW mencegah diri dan berdiam diri dirumah, belajar di rumah. Bila tidak ada kepentingan yang mendesak, lebih baik stay at home. Belajar dan Bekerja dari Rumah,” tandas Idza.

“Dengan perilaku hidup bersih dan sehat serta mampu menahan diri di rumah, mudah-mudahan penyebaran Covid-19 tidak terlalu banyak,” harap Idza.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dr Messy Widiastuti MARS yang mengikuti peninjauan menyarankan, agar kita tidak boleh lengah. Walau saat ini di Brebes belum ada yang positif, namun banyak sekali warga Brebes yang bekerja di berbagai kota seperti Jakarta, DKI Jakarta dekat sekali dengan Brebes mereka  gampang pulang. Dan DKI Jakarta sedang outbreak.

Juga banyak warga Brebes yang jadi TKI. Mereka yang dari luar negeri cukup berbahaya, seperti Hongkong dan Singapura yang outbreak juga.
“Untuk itu, harus selalu kita perhatikan, tetap waspada dan harus selalu aktif mencari Orang Dalam Pantauan (ODP) dan secepatnya dilakukan screening test untuk mengetahui secara cepat bila kemungkinan ada kasus yang positif maupun negatif.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes dr Sartono menjelaskan, hingga saat ini Pasien Dalam Pantauan (PDP) di Kabupaten Brebes sudah 12 orang. Yang sudah dilakukan Swab sebanyak 5 orang. Namun hingga kini hasilnya belum diketahui.
“Dari lima orang yang sudah dilakukan Swab, sampai saat ini belum bisa dikatakan positif apa negatif, karena masih menunggu hasil tes Swab,” pungkasnya. (hid/Was)





Komentar Anda

BACA JUGA
Polkum | Sabtu, 4 April 2020 | 14:52 WIB
Polkum | Jumat, 3 April 2020 | 14:11 WIB
Ekonomi | Selasa, 31 Maret 2020 | 12:51 WIB