Minggu, 29 November 2020 | 17:42 WIB

Penandatanganan Kesepahaman Progam Satu Juta Ayam

Selasa, 27 Oktober 2020 | 05:51 WIB - wry

JAKARTA, - Program Seribu Teknopreneur Sejuta Pekerjaan (STSP) yang pada tanggal 25

Juni 2020 lalu telah diinisiasi oleh INOTEK Foundation berkolaborasi dengan Orbit Future Academy
sebagai organisasi yang peduli terhadap teknologi dan berusaha merevitalisasi ekonomi yang
terdampak COVID-19 di level akar rumput dengan membangun kewirausahaan kolaboratif dan jaringan
teknopreneur.Senin 26 Oktober 2020.

Program STSP ini juga berkolaborasi dengan Kementerian Riset & Teknologi/Badan Riset
Nasional, yang pada kegiatan ini juga turut dihadiri oleh beberapa jajaran penting dari
Kemenristek/BRIN yaitu Bapak Eko Putro Adiyanto selaku Staf Khusus Menteri Ristek/Ka BRIN Bidang
Pendanaan dan Investasi, Ibu Nada Darmiyanti selaku Kepala Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik
Kemenristek/BRIN, Fachry Thaib selaku Ketua Komite Kadin Timur Tengah.

Acara penandatanganan ini diselengarakan dalam rangka menindaklanjuti pelaksanaan program Seribu
Teknopreneur Sejuta Pekerjaan, sebuah program kolaboratif kewirausahaan secara nasional yang
bertujuan untuk menciptakan pekerjaan dengan menggunakan keahlian masa depan di level akar
rumput untuk membantu menumbuh-kembangkan startup melalui kerja sama dengan mentor ahli
industri dan spesialis teknologi. Dengan adanya kolaborasi ini diharapkan bisa menciptakan lapangan
pekerjaan dengan menggunakan keahlian masa depan di level akar rumput.

Penandatanganan Nota Kesepahaman ini bertajuk Satu Juta Ayam, sebuah program di bidang
agriteknologi berupa budi daya ayam untuk pengadaan sumber protein yang ditujukan bagi ketahanan
pangan nasional dalam bentuk usaha peternakan dan memberikan peluang usaha bagi pengusaha di
daerah melalui pelatihan, pendampingan dan pendanaan dengan menggandeng pengusaha Raja Sapta
Oktohari sebagai pemilik teknologi budi daya ayam dari hulu ke hilir.
Membuka acara, Sachin V. Gopalan selaku CEO Orbit Future Academy dan Desra Gazfan memberikan
penjelasan singkat tentang program STSP dan kerjasama alih teknologi di bidang peternakan yang akan
dilakukan.

Kerjasama ini didasari oleh rendahnya konsumsi protein masyarakat Indonesia jika dibandingkan dengan
negara-negara lainnya di dunia. Pemenuhan gizi berupa sumber protein yang berasal dari hewan
sebesar 70% terdiri dari 1,3% daging merah, 36,1% telur, 45,4% seafood dan 17,2% ayam. Rendahnya

persentase protein ayam inilah yang perlu untuk ditingkatkan padahal konsumsi ayam pada masyarakat
Indonesia terus meningkat dari 3,8 kg per tahun/kapita pada tahun 2010 menjadi 5,8 kg per
tahun/kapita pada tahun 2018 dan diperkirakan akan meningkat menjadi 7,5 kg per tahun/kapita pada
tahun 2023.

Setelah penjelasan singkat dilanjutkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman secara virtual yang
ditandatangani oleh Sandiaga Uno (mewakili INOTEK Foundation), Ilham Habibie yang diwakili oleh
Sachin V. Gopalan (mewakili Orbit Future Academy) dan Raja Sapta Oktohari.

Acara penandatanganan nota kesepahaman secara virtual ini disaksikan oleh sekitar 56 orang yang
berasal dari kalangan pemerintah, pengusaha, teknopreneur dan beberapa pemangku kepentingan
lainnnya. Kegiatanpun ditutup dengan beberapa pertanyaan dari peserta yang hadir serta harapan agar
penandatanganan nota kesapahaman ini dapat menjadi langkah kecil namun nyata untuk mencapai
tujuan pemberdayaan masyarakat, penciptaan lapangan pekerjaan dan berkontribusi kepada pemulihan ekonomi nasional.

Komentar Anda

BACA JUGA
Pariwisata | Senin, 23 November 2020 | 20:24 WIB
Polkum | Jumat, 27 November 2020 | 19:59 WIB
Peristiwa | Sabtu, 28 November 2020 | 08:10 WIB