Senin, 30 November 2020 | 06:25 WIB

Mengutamakan 3M

Kegiatan Deklarasi Menolak Anarkisme Subang Cinta Damai, Tak Luput Protol Kesehatan Covid-19.

Selasa, 20 Oktober 2020 | 10:43 WIB - Markus Sitanggang

SUBANG,- Seluruh pimpinan Muspida Kabupaten Subang bersama semua elemen masyarakat menggelar Deklarasi Menolak Anarkisme Subang Cinta Damai yang pelaksanaannya sesuai dengan Protokol Kesehatan Covid-19, dengan pola 3M, Senin (19/10/2020).

Kegiatan Deklarasi Menolak Anarkisme Subang Cinta Damai bersama seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan Kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Subang, itu langsung dipimpin oleh Bupati Subang H. Ruhimat, S.Pd., M.Si. didampingi Kapolres Subang AKBP Aries Kurniawan Widiyanto, S.H.

Deklarasi yang bertempat di Aula Pemda Kabupaten Subang itu juga dihadiri oleh Wakil Bupati Subang, Ketua Pengadilan Negeri Subang, Kepala Kejaksaan Negeri Subang, Danlanud Suryadarma, Dandim 0605/Subang, Danyon 312 Kala Hitam, Ketua DPRD Subang, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda Kabupaten Subang, Serta para perwakilan Ormas/LSM, cendikiawan Se-Kabupaten Subang dan seluruh elemen terkait.

Kendati jumlah yang hadir mencapai sekitar 80 orang, Kapolres Subang AKBP Aries Kurniawan Widiyanto, S.H mengatakan dan memastikan bahwa kegiatan ini telah dilaksanakan dengan penerapan adaptasi kebiasaan baru atau sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19 dengan penerapan 3M,

Kapolres juga mengucapkan rasaterimakasih dan penghargaan yang setinggitingginya kepada stakeholder terkait yang telag senantiasa mendukung dan bekerjasama memelihara situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif serta mengutamakan protokol kesehatan Covid-19 dengan pola 3M di wilayah Subang.

"Situasi suhu Politik saat ini meningkat dengan pasca pengesahaan UU Cipta Kerja yang telah mendapat penolakan dari berbagai kalangan lapisan masyarakt khususnya para buruh dan mahasiswa, maraknya berita hoax tentang isi draft dan makna UU Cipta Kerja. Padahal, jika UU Cipta Kerja itu dikaji dengan baik, banyak manfaat bagi kepentingan masyarakat," papar Kapolres.

Dengan dilaksanakannya Deklarasi Subang Cinta Damai Dan Menolak Anarkisme, Kapolres mengharapkan segenap organisasi kemasyarakatan di Subang dapat bekerjasama untuk tidak turut serta melakukan aksi unjuk rasa yang mengarah kepada tindakan anarkisme, dan selalu patuhi Protokol kesehatan Covid-19 dengan pola 3M.

"Saya juga berharap, kita dapat meningkatkan kerjasama dan koordinasi jajaran Kepolisian dengan seluruh LSM/Ormas Kab. Subang dalam rangka mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di Wilayah Kab. Subang " ungkap Kapolres.

Ditempat yang sama Bupati Subang H. Ruhimat, S.Pd.,M.Si mengatakan untuk mewujudkan kondusivitas serta menjaga kenyamanan di Wilayah Kabupaten Subang, perlu adanya koordinasi dan komunikasi dengan seluruh elemen.

"(Dengan adanya koordinasi dan komunikasi) maka diharapkan mampu menyatukan tekad yang kuat agar Kabupaten Subang selalu damai tentram dan kondusif. Makanya tekad yang kuat sudah kita ikrarkan dalam Deklarasi Subang Cinta Damai dan Menolak Anarkisme dan Saya sangat mengapresiasi kepada Seluruh Serikat Buruh karena telah menciptakan kedamaian tanpa ada kerusuhan," katanya.

Suasana yang kondusif di Subang, lanjut Bupati, sangat dibutuhkan dan perlu ditindaklanjuti supaya terjalin keamanan dan kenyamanan di Wilayah Kab. Subang.

"Selain itu untuk menjaga keamanan dan kenyamanan sudah saatnya Subang bangkit, pandemi ini menjadi tantangan, dengan tekad yang kuat ketika ada kemauan pasti ada jalan. Subang milik kita bersama oleh karena itu mari kita bangun bersama dan Mari kita renungkan betapa pentingnya menjaga Subang menjadi lebih baik di hari esok demi kesejahteraan warga Subang," dan jangan abaikan Protokol Kesehatan dengan pola 3M setiap beraktivitas, ungkap Bupati Subang.

Sementara isi Deklarasi Menolak Anarkisme “Subang Cinta Damai” yang dilaksanakan sesuai protokol kesehatan dengan 3M tersebut adalah :

“Kami Masyarakt Subang Menyatakan”
- Menolak segal bentuk kegiatan yang mengarah kepada anarkisme dan tindakan kekerasan lainnya.
- Mendukung TNI Polri untuk menindak tegas kepada pelaku anarkismesesuai dengan hukum yang berlaku.
- Bijak dalam pemanfaatan media sosial dan tidak terprovokasi berita bohong atau hoax.
- Senantiasa menjaga situasi dan kondisi NKRI tetap aman, dan kondusif

Komentar Anda

BACA JUGA
Nasional | Jumat, 27 November 2020 | 05:41 WIB
Nasional | Selasa, 24 November 2020 | 05:40 WIB
Polkum | Selasa, 24 November 2020 | 13:54 WIB
Nasional | Selasa, 24 November 2020 | 16:33 WIB