Minggu, 29 November 2020 | 18:23 WIB

Gubernur Kalbar Menerima Kunjungan Sekretaris Jendral Kemenkes RI

Kamis, 29 Oktober 2020 | 08:24 WIB - Dwi Kurniawan

PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., menerima kunjungan Sekretaris Jendral Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia Oscar Primadi, untuk melihat perkembangan pembangunan gedung baru serta pelayanan RSUD Dr Soedarso, Rabu (28/10/2020).

Orang nomor satu di kalbar mengatakan,untuk bentuk fisik gedung bangunan dibangun oleh Pemprov, dan untuk peralatannya bersumber dari hibah Kemenkes RI.

“Rumah sakit itu kalau tanpa keluhan cari rumah sakit mane, namenye orang sakit pasti ada keluhan, kadang keluarga pasien merasa lebih pintar dari dokter. Makanya saya bangun. Fisik gedung seluruhnya kita bangun. Peralatan sebagian besar dibantu dari Kementerian Kesehatan,” bebernya.

Dirinya menjelaskan, kedepan pihaknya akan bekerja sama dengan dokter untuk pelayanan penyakit jantung. Begitu juga untuk pelayanan Covid bekerja sama dengan Rumah Sakit Gatot Subroto Jakarta. Ini dilakukan agar masyakrat Kalbar tidak berobat kemana-mana.

“Nah dulu kita kateter belum ada, sekarang sudah bisa. Kedepan kita kerja sama untuk penyakit jantung disini, di Pontianak biar dokternya yang datang, karena kita kerja sama. Nah pelayanan Covid kita juga kerja sama dengan rumah sakit Gatot Subroto, misalnya kalau perlu plasma darah kita ambil disana, ini semua antisipasi jangan sampai semua orang berobat ke Kuching, berobat kemane-mane padahal kite bise, kite lebih ahli,” jelasnya dengan logat Melayu.

Selanjutnya, Sutarmidji menambahkan akan membangun beberapa ruangan spesialis dengan kualitas bagus untuk melayani masyarakat Kalbar.

“Rumah Sakit infeksi ada nanti kita buat ruangannya disana, kemudian nanti ada Lab yang bagus, dan saya mau buat ruangan Check Up lengkap yang bagus, lalu ruang Poli Mata dan Gigi yang bagus supaya itu bisa menambah pendapatan Rumah Sakit Soedarso sehingga kesejahteraan dokter bisa diperhatikan dan lain-lain bisa diperhatikan,” terangnya.

Sedangkan untuk pembangunan gedung baru RSUD Dr Soedarso, Bang Midji, sapaan akrabnya, menyampaikan sudah berjalan bagus. Dia meminta kepada perusahaan agar segera menyelesaikan pembangunan.

“Pembangunannya sudah berjalan dengan bagus makanya kalau perusahannya bagus ya bagus. Hari ini pembangunan sudah progress plus 7%, nah kita akan tender secepatnya tapi dengan catatan saya mau rumah sakit ini selesai, bila pengusaha bersedia apabila keuangan tak memungkinkan, akan kita bayar tahun 2022. Pokoknya rumah sakit selesai dulu,” tuturnya.

Kedepannya, segala persyaratan dan perlengkapan di RSUD Dr Soedarso akan selalu diperbaiki. Untuk dokter spesialis masih akan terus ditambah.

Sementara itu, Sekretaris Jendral Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia, Oscar Primadi mengatakan, progress pembangunan gedung RSUD Dr Soedarso cukup bagus. Dari Kemenkes sendiri, dirinya sudah menyiapkan apa yang menjadi kebutuhan dari RSUD Dr Soedarso.

“Bagus, saya lihat ada progress yang cukup bagus. Kami tentunya dari Kemenkes sudah menyiapkan apa yang dibutuhkan oleh Rumah Sakit Soedarso melalui pak Gubernur dan sudah banyak yang sudah kita alokasikan sesuai dengan kebutuhan,” ucapnya.

Dirinya berharap kedepannya RSUD Dr Soedarso ini dapat melayani dan mensejahterakan masyarakat Kalimantan Barat.

“Tentunya kita berharap dapat direalisasikan, dapat melayani masyarakat Kalbar. Ini luar biasa artinya dari sisi fisik bangunan saya rasa ini yang terbaik dan telah dikaji. Melihat pembangunan ini, saya yakin dapat memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Kalbar,” harapnya.

Dalam peningkatan pelayanan, pihak Kemenkes RI melalui Pemerintah Provinsi Kalbar untuk pelayanan di RSUD Dr Soedarso seperti sarana dan prasarana Kemenkes turut mendukung itu. Dari sisi manajemennya, Direktur RSUD Dr Soedarso sudah melakukan kerja sama dengan rumah sakit besar di Pulau Jawa untuk meningkatkan kompetensi tenaga profesionalnya.

“Dari sisi tadi perlengkapan sarana dan prasarana kita dukung. Dari sisi manajemen tentunya direktur sudah melakukan kerja sama dengan rumah sakit besar di Jawa dalam rangka upaya membangun kompetensi para tenaga-tenaga profesional disini. Itu saya dengar sudah ada kerja sama untuk itu,” ungkapnya.

Kemudian, Oscar menerangkan bahwa RSUD Dr Soedarso ini akan menjadi kelas A dan di Pontianak juga telah ada Fakultas Kedokteran Untan. Ini dinilainya sangat bagus.

“Sebentar lagi rumah sakit ini akan menjadi kelas A, tentunya dengan perlakuan-perlakuan yang begitu khusus. Kemudian juga ada Fakultas Kedokteran disini, ini yang paling penting. Biar gimana pun rumah sakit bukan hanya sebagai pelayanan, dia bisa jadi center riset, center development untuk mengentaskan masalah kesehatan di Kalbar,” bebernya.(spn/kalbar).

Komentar Anda

BACA JUGA
Peristiwa | Rabu, 25 November 2020 | 15:10 WIB
Pendidikan | Kamis, 26 November 2020 | 06:03 WIB
Polkum | Jumat, 27 November 2020 | 13:59 WIB