Jumat, 29 Mei 2020 | 08:40 WIB

Paguyuban Keris Sabuk Inten Bregas Gelar Pameran

Sabtu, 11 Januari 2020 | 21:30 WIB - Ahmad Wahidin

TEGAL - Paguyuban Keris Sabuk Inten Bregas menggelar Pameran Tosa Aji bertempat di Pendopo Pemkot Tegal, Kamis (9/1).

Andi pengurus Tosan Aji sabuk Inten Bregas mengatakan terselenggaranya pameran tersebut atas kerja sama panitia anniversary Bregas musik sebagai selingan hiburan.

Dikatakan pula oleh ketua paguyuban keris sabuk inten bregas Jarot mengatakan agar masyarakat mengenal kembali warisan budaya bangsa kita yaitu Tosan Aji sekaligus member pemahaman seni tempa olah besi jadi jangan di anggap syirik.

 Secara eksoteri juga dikatakan oleh Jarok edukasi eksoteri keris sepuh sebelum tahun 1945 dan kamardikan  sesudah tahun 1945 s/d sekarang, ada yang sepuh kemudian berjasa pada masanya karena pernah berjasa si pemilknya dalam mengemban tugas biasanya di beri penghargaan pemasangan kinatah ada juga keris yang dari awal dibuat kinatah.

Masih menurut Jarot "secara esoteri keris di buat tanpa  berbicara khodampun tetap berenergi, karena dengan material saja sudah mengandung unsur alam sebagai keseimbangan gravitasi sebagai contoh keris bisa berdiri.

Ditempat lain Teguh Dwi Raharjo selaku ketua paguyupan pecinta Keris Tegal  mengatakan Eksoteri dalam keris  membahas hal-hal yang dapat terlihat, dapat diraba, dan bisa diukur. Dalam dunia perkerisan, eksoteri keris meliputi pembicaraan masalah dapur keris, pamor keris, warangka (sarung) keris, ukiran (hulu) keris, termasuk teknik pembuatan dan sejarah asal usulnya.

Bentuk bilah keris terdiri atas ratusan dapur (lihat Istilah Keris).

Dari yang ratusan itu bisa dibagi menjadi dua golongan besar, yakni bilah keris yang lurus, dan yang memakai luk.

Teguh juga menjelaskan Esoteri keris semacam ilmu atau pemusatan perhatian terhadap apa yang tidak tampak dari luar, pada sebilah keris. Esoteri keris antara lain membicarakan soal tuah, tanjeg, tayuh, khasiat, daya magis, manfaat, pengaruh, isi,
penunggu, dan yang semacam dengan itu.

Terlepas soal percaya atau tidak, benar atau salah, maka esoterikeris merupakan salah satu dari banyak cabang budaya perkerisan. Ia selalu dibicarakan orang, baik yang percaya maupun tidak, bukan hanya dikalangan masyarakat pecinta keris di Indonesia, tetapi juga di negara lain, termasuk
negara-negara barat.

Biasanya, selain dibicarakan dari sudut budaya, esoteri keris juga sering dibahas dari sudut agama.
Dijelaskan lagi oleh Teguh, Lawan kata dari esoteri keris adalah eksoteri keris atau exoteri keris. Berbeda
dengan esoteri keris, maka eksoteri keris membicarakan soal-soal keris yang tampak dari luar. Antara lain yang dibicarakan soal dapur keris, pamor, jenis besi dan yang semacam dengan itu.

Pembicaraan soal esoteri keris hampir selalu berkaitan dengan soal tuah atau kesaktian keris.

Karena soal tuah amat erat kaitannya dengan pengalaman pribadi seseorang, sikap spiritual seseorang, maka soal esoteri itu tidak dapat
diperdebatkan.

Ahzab  salah satu pengunjung masyarakat Tegal dalam pameran Tosan Aji Sabuk Inten mengatakan "masyarakat sangat antusias terhadap pameran tersebut,  meskipun malam jumat kliwon tidak ada sesuatu yang dianggap seram dan menakutkan, malah masyarakat merasa welcome dengan pameran keris tersebut mengingatkan kepada nilai nilai budaya luhur tempo dulu yang harus digali secara mendalam dan dilestarikan sebagai icon budaya dan kearifan lokal.

 Semoga pameran keris Tosan Aji sering diadakan terus menerus bukan hanya didaerah brebes,Tegal dan Slawi saja akan tetapi disemua wilayah jawa sebagai peningkatan partisipasi budaya terhadap bangsa.(hid/san).

Komentar Anda

BACA JUGA