Senin, 30 Maret 2020 | 13:06 WIB

Banjir Yang Melanda Di Demak, Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Sabtu, 11 Januari 2020 | 21:57 WIB - Ahmad Wahidin

DEMAK  - Ratusan rumah di Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah terendam banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang, Kamis (9/1/2020).

Selain merendam rumah warga, banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 50–100 cm ini juga menggenangi jalan – jalan desa. Akses warga pun terhambat dan mereka tidak dapat beraktivitas normal seperti biasanya.

Warga terpaksa dievakuasi ke tempat yang lebih aman oleh aparat TNI, Polri, BPBD Demak dan relawan untuk mengantisipasi adanya korban jiwa.

“Kita evakuasi warga ke titik pengungsian di Masjid Bakalrejo, kantor kecamatan dan Koramil Guntur. Data sementara ada 160 rumah yang terendam banjir. Dan warga yang mengungsi 1200 jiwa,”kata Komandan Kodim 0716 Demak Letkol Arh Mohamad Ufis.

Tanggul Sungai Tuntang di Desa Trimulyo jebol sekitar pukul 09.30 WIB. Awalnya, hanya terdapat rembesan saja, sehingga warga dibantu TNI.BPBD Demak dan Polri melakukan upaya pemadatan untuk mencegah tanggul jebol. Namun, upaya gotong royong itu tidak membuahkan hasil karena tanggul tetap tidak mampu menahan derasnya air sehingga jebol dan air masuk ke pemukiman warga.

“Lebar tanggul yang jebol kurang lebih 13 meter dan tingginya 4 meter dan tebal tanggul yang terbuat dari tanah itu 6 meter,” jelas Dandim.

“Setelah air surut, kita bersama warga dan unsur terkait akan melaksanakan karya bhakti. Penanggulangan tanggul jebol ini nantinya dilakukan dengan menggunakan alat berat,” tutupnya. Selain Desa Trimulyo, limpasan banjir Sungai Tuntang juga menggenangi Desa Solowire, Kecamatan Kebonagung. (Pendim 0716/Demak)

Komentar Anda

BACA JUGA
Ekonomi | Rabu, 25 Maret 2020 | 13:21 WIB