Senin, 26 Oktober 2020 | 23:39 WIB

Perkembangan Kasus COVID-19 di Kabupaten Garut, Selasa 22 September 2020

Rabu, 23 September 2020 | 08:10 WIB - Deny Yanto

GARUT, - Ada penambahan 26 pasien kasus konfirmasi positif COVID-19 di kabupaten Garut, demikian dikatakan Humas Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Garut, Yeni Yunita, S.E, M.Si, Selasa 22 September 2020, pukul 19.00 WIB.

Yeni Yunita yang juga Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo kabupaten Garut mengatakan, berdasarkan data diperoleh dari Tim Surveilans Dinas Kesehatan Kabupaten Garut yang sudah tervalidasi, tercatat ada penambahan laporan kasus konfirmasi positif COVID-19 sebanyak 6 orang, terdiri dari Kecamatan Sukawening sebanyak 4 orang, yaitu laki-laki (KC-198) usia 64 tahun, laki-laki (KC-199) usia 71 tahun, laki-laki (KC-200) usia 41 tahun, dan laki-laki (KC-201) usia 1 tahun.

Selanjutnya, dari Kecamatan Tarogong Kidul sebanyak 1 orang, yaitu perempuan (KC-196) usia 46 tahun, dan Kecamatan Cilawu sebanyak 1 orang, yaitu perempuan (KC-197) usia 62 tahun.

Ada pula laporan kasus suspek COVID-19 sebanyak 17 orang, yaitu 9 orang dari Kecamatan Garut Kota, 1 orang dari Kecamatan Pangatikan, 2 orang dari Kecamatan Cilawu, 1 orang dari Kecamatan Cikajang, dan 4 orang dari Kecamatan Cibalong (4 orang diantaranya sedang proses perawatan di RSUD. dr. Slamet Garut).

Untuk jumlah total kasus COVID-19 (Kontak Erat, Suspek, Probable maupun Konfirmasi positif) di Kabupaten Garut sampai saat ini sebanyak 7.318 kasus, terdiri dari Kasus Kontak Erat sebanyak 4.099 kasus, dengan rincian 824 Kasus isolasi mandiri dan 3.275 Kasus discarded/selesai pemantauan.

Sementara untuk kasus Suspek, kata Yeni, sebanyak 3.018 kasus, dengan rincian 42 Kasus isolasi mandiri, 4 Kasus Isolasi RS/perawatan, 2.935 Kasus discarded/selesai pemantauan dan 37 Kasus meninggal.

"Lalu untuk kasus Probable masih 0 kasus," ucapnya.

Sedangkan untuk kasus Konfirmasi Positif, lanjut Yeni, sebanyak 201 kasus terdiri 1 kasus isolasi mandiri, 84 kasus isolasi RS/perawatan, 107 kasus dinyatakan sembuh, dan 9 kasus meninggal.

Pada hari ini Tim Sub Devisi Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 melakukan skrining pemeriksaan/pengambilan sampel Swab di beberapa tempat. Adapun jumlah mendapatkan skrining pengambilan sampel Swab sebanyak 287 sampel (orang).

Selanjutnya, telah melakukan kegiatan tracking dan tracing pada kontak erat KC-171 dan KC-192 di Kecamatan Garut Kota sebanyak 13 orang, pada kontak erat KC-100 di Kecamatan Cilawu sebanyak 1 orang, pada kontak erat KC-196 di Kecamatan Tarogong Kidul sebanyak 2 orang, pada kontak erat KC-172 di Kecamatan Tarogong Kaler sebanyak 23 orang, dan pada kontak erat KC-102 di Kecamatan Cikajang sebanyak 13 orang, dilakukan penyelidikan epidemiologi dan pengambilan sampel swab.

Yeni mengatakan, Pemkab Garut terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar tahu, mau dan mampu melakukan AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) dengan 3 M yakni Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan Melakukan jaga jarak, serta Pemkab pun terus melaksanakan operasi Yustisi demi penegakan disiplin terlaksanannya protokol kesehatan COVID-19 di masyarakat.

"Kami menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kondisi di tengah pandemi COVID-19 ini dengan mematuhi protokol kesehatan juga senantiasa menjaga serta meningkatkan stamina dan imunitas tubuh dengan berolahraga secara rutin dan teratur disertai asupan gizi yang seimbang," tandasnya.

Komentar Anda

BACA JUGA
Polkum | Minggu, 25 Oktober 2020 | 16:24 WIB
Ekonomi | Selasa, 20 Oktober 2020 | 10:31 WIB