Kamis, 3 Desember 2020 | 05:26 WIB

Diduga Gunakan Kartu Seluler Sultan Sintang, Reni Harini Datangi Polres Sintang Kalbar

Senin, 26 Oktober 2020 | 14:41 WIB - Chairul Ichsan

KALIMANTAN BARAT, - Istri Almarhum Sultan Sintang Reni Harini di damping Pengacara Andi Hidayat mendatangi Polres Sintang Kalimantan Barat unit Satuan Reserse Kriminal untuk melaporkan adanya dugaan tindak pidana Larangan Penggunaan Data Kependudukan Tanpa Hak Atau Melawan Hukum Untuk Keperluan Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi, Hal ini sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 35 UU ITE.

Reni Harini mengatakan, signal hand phone seluler milik almarhum suaminya telah hilang dari kartu selulernya tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu dari pihak seluler, "Peristiwa hilang signal seluler ini diketahui Reni Hari itu pada tanggal 30 Juli 2020 jam 15.00 wib di rumah tinggal Sintang Kalimantan Barat, bahwa sebelum tanggal tersebut kartu seluler alm serta signal masih ada di dalam hand phone," jelas Reni.

Dengan adanya hilang signal dari kartu seluler hand phone milik suaminya maka Reni Harini sebagai istri sah dari Almarhum H.R.M. Ikhsan Perdana yang semasa hidupnya Almarhum sebagai Sultan Sintang Kalimantan Barat, memberitahukan tentang telah hilangnya signal dari kartu seluler tersecabut di grai seluler dan ternyata hasil jawaban pihak grai seluler bahwa kartu sudah terganti dengan pemegang baru oleh orang lain.

Reni Harini di damping Pengacara Andi Hidayat melaporkan kejadian ini ke Unit Satuan Reserse Kriminal di Polres Sintang Kalimantan Barat dan di terima dengan Nomor : STTP/192/IX/2020/Kalbar/Res Sintang, Dugaan tindak pidana UU ITE Pasal 35 karena telah diterbitkannya kartu baru milik almarhum Sultan Sintang H.R.M Iksan Perdana oleh pihak grai Seluler atas permintaan dari orang lain.

Pengacara Andi Hidayat menjelaskan Kasus ini masuk kedalam unsur Tindak Pidana UU ITE Pasal 35 serta Andi Hidayat meminta perhatian khusus dari pihak Kepolisian agar pihak Kepolisian khususnya di Polres Sintang unit Satuan Reserse Kriminal mencari pelakunya, karena ditakutkan dugaan nomor hand phone milik Almarhum Sultan Sintang H.R.M. Ikhsan Perdana di salah gunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.


Andi Hidayat menambahkan, bahwa sudah ada Surat Edaran Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Nomor 01 Tahun 2018 dan Surat Ketetapan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia Nomor 03 Tahun 2018, Tentang Larangan Penggunaan Data Kependudukan Tanpa Hak Dan/Atau Melawan Hukum Untuk Keperluan Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi.

Komentar Anda

BACA JUGA
Nasional | Sabtu, 28 November 2020 | 15:58 WIB
Nasional | Selasa, 1 Desember 2020 | 21:11 WIB
Pariwisata | Minggu, 29 November 2020 | 07:01 WIB