Sabtu, 16 November 2019 | 08:40 WIB

Polisi Ungkap Jebolan Penyanyi Dangdut Daffa Atas Kepemilikan Sabu 0,73 gram

Selasa, 8 Oktober 2019 | 10:58 WIB - Chairul Ichsan

JAKARTA, --  Polda Metro Jaya mengungkap dan menangkap pelaku penyalahgunaan Narkotika jenis Shabu yang menjerat publik figur penyanyi dangdut akademi serta dua kasus lainnya. di Dit Resnarkoba Polda Metro Jaya Jakarta, Senin (6/10/2019).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwonono mengatakan, Daffa mengonsumsi narkoba hanya untuk coba-coba."Alasan Daffa (mengonsumsi narkoba) untuk happy-happy saja, coba-coba saja," kata Argo.

Daffa ditangkap pada Sabtu (5/10/2019) Pukul 02.00 WIB TKP1 di Jl. Kebon Kacang Kel. Kebon Kacang Kec. Tanah Abang Jakarta Pusat. TKP2 bertempat di depan Musollah Al-Falah RT.011 RW.04 Pancoran Jakarta Selatan.

Argo menjelaskan, Kronologisnya berawal informasi masyarakat di TKP sering terjadi penyalahgunaan dan transaksi narkoba, Informasi tersebut segera ditindaklanjuti dan dilakukan penyelidikan.

Kanit V Subdit 1 Kompol. Rosana Labobar, SIK bersama tim melakukan penyelidikan diwilayah tersebut dan berhasil melakukan penangkapan yang dicurigai bernama SA alias Dafa dan RMP.  Disita barang bukti shabu seberat
0,73 gram. Setelah di lakukan introgasi terhadap keduanya, BB tersebut di dapatkan dari AA alias Asta membeli sebanyak 1 gram seharga Rp.1,4 juta, kemudian di lakukan penangkapan terhadap AA alias ASTA dan disita shabu seberat 0,24 gram. Tersangka AA mendapatkan shabu tersebut dari Bandar Narkoba DW (DPO). Tim sedang melakukan pencarian dan pengejaran.

Tersangka yang diamankan adalah SA alias Dafa,  RMP, AA alias Asta dengan barang bukti Shabu dengan berat total 1,38 gram, timbangan elektrik.

Kemudian TSK dan BB di bawa ke Komando Dit Resnarkoba Polda Metro Jaya untuk di lakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) jto pasal 132 ayat
(1) UU RI 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. dipidana dengan pidana penjara seumur hidup
atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp.1 miliar dan paling
banyak Rp.10 miliar.

Komentar Anda

BACA JUGA
Ekonomi | Kamis, 14 November 2019 | 06:57 WIB
Ekonomi | Selasa, 12 November 2019 | 20:51 WIB