Sabtu, 8 Agustus 2020 | 13:11 WIB

LSM Laskar Indonesia Desak Kejari Subang Segera Menuntaskan Penyerobotan tanah PT GDA

Jumat, 3 Juli 2020 | 18:48 WIB - Markus Sitanggang

SUBANG, -Ratusan orang dari Ormas Laskar Indonesia (LI) sambangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Subang, untuk menggelar aksi unjuk rasa. Massa tersebut menyuarakan Kejari untuk segera menuntaskan permasalahan penyerobotan tanah PT GDA, yang hingga tidak ada kepastian hukum.

Kasus tersebut, sudah 1 tahun dilaporkan kepada Polres dan diserahkan ke pihak kejaksaan. Massa juga mengingatkan jaksa jangan bermain proyek.

Ketua Umum Laskar Indonesia Asep Rochman Dimyati dalam orasinya mengatakan, dalam penegakan hukum harus ada kepastian.

Sebelumnya, ada pelaporan dari pemilik tanah di Desa Manyeti Kecamatan Dawuan yang tanahnya diserobot seluas 2.800 m2. Hal tesebut sudah dilaporkan kepada pihak Polres Subang pada tanggal 14 Maret 2019.

Pelaporan ke Polres Subang dengan nomor : LP- B/128/III/2019/JBR/RES SBG. Hingga saat ini, belum ada titik terang bagaimana kelanjutan pelaporan dan pelimpahannya ke Kejari Subang. “Kami minta Kejari Subang jangan berdiam diri terus. Bagaimana prosesnya. Sudah dilaporkan ke Polres Subang, namun tidak ada kejelasan perkara tersebut,” kata Asep.

Asep menjelaskan, pemilik tanah Atikah diserobot lahannya oleh warga sekitar pabrik GDA dan menjualnya ke PT GDA. Saat ini, lahan tersebut sudah dibeli oleh pabrik yang memproduksi susu sapi

Padahal kasus tersebut bisa terkena pasal penyerobotan, pemalsuan hingga penggelapan. “Ini sudah tidak benar, ini masuk dalam 3 pasal. Kami minta Kejari untuk segera melakukan proses untuk perkara tersebut, jangan malah dipeti-eskan,” ujarnya.

Selain itu, Asep mengingatkan, jaksa jangan bermain proyek APBD, dikarenakan sudah ada indikasi di salah satu OPD pemerintah di Kabupaten Subang. “Kami sudah mengendus, jangan bermain-main proyek. Jika jaksa tetap meneruskan bermain proyek, kami tidak segan-segan melaporkan kepada pihak yang lebih tinggi lagi,” ungkapnya.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Subang Rionov Oktana SH kepada wartawan mengatakan, mengenai berkas perkara penyerobotan tanah pelaporan tersebut pihaknya mengembalikan lagi ke pihak Polres Subang, karena masih P19 berkas harus dilengkapi oleh penyidik Polres Subang.

“Kita kembalikan lagi ke Polres Subang, karena berkas belum lengkap. Jika sudah P21 maka kita akan proses,” katanya (Ms)

Komentar Anda

BACA JUGA
Nasional | Kamis, 6 Agustus 2020 | 15:22 WIB
Nasional | Kamis, 6 Agustus 2020 | 05:44 WIB