Sabtu, 31 Oktober 2020 | 06:07 WIB

Wakil Komisi DPR RI Datangi Kantor Bulog Subang

Pertanyakan Beras Bercampur Plastik Beredar Di Cianjur Dan Purwakarta

Jumat, 16 Oktober 2020 | 23:41 WIB - Markus Sitanggang

SUBANG,- Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi beserta rombongan Anggota DPR RI mendatangi Kantor Bulog Cabang Subang di Komplek Pergudangan GBB Karanganyar, untuk mempertanyakan keadaan beras yang ada di Bulog, dengan adanya beras bercampur plastik yang beredar didua Kabupaten, Purwakarta dan Cianjur.

Dedi Mulyadi mengatakan, kita menemukan beras yang bercampur biji plastik, dan kini kasusnya sedang ditangani oleh kejaksaan.

“Biar terbukti siapa pelaku yang coba bermain-main mensuplai beras pada masyarakat yang didalamnya ada biji plastik dan itu bisa merusak terhadap kesehatan masyarakat sangat serius,” Ujarnya.

Dalam kunjungamnya ke Gudang Bulog diketahui bahwa saat ini beras yang ada di setiap Bulog masih berkualitas baik.

“Informasi mengenai adanya beras bercampur plastik itu bukan beras yang ada di Bulog, melainkan dari trasporter yang mengirim ke masyarakat,” ujarnya.

Dikatakannya, harga gabah untuk masyarakat rendah, harga yang diterima bulog saat ini ada di kisaran harga Rp 420 ribu per kuintal, gabah kering Rp 525 ribu per kuintal, di angka itu sangat berat untuk petani.

“Harga dasar masyarakat rendah dan disini diterima Rp 420 ribu yang keringnya Rp 525 ribu, kalau di angka itu berat, nah saya pengennya diangka Rp 600 ribu per kuintal baru bisa petani berjalan,” Pungkasnya.

Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri Perum Bulog Pusat Bahtiar mengucapkan terima kasih kepada Komisi IV DPR RI yang telah berkunjung ke Bulog.

“Manakala ada yang terjadi seperti tadi ditemukan ada beras bulog bercampur plastiknya, hal itu tidak mungkin,” tegasnya.

Bahtiar menyebutkan, diduga ada pesaing tidak sehat yang jual beras ada yang kecewa yang biasanya mungkin disalurkan lewat swasta, merupakan kompetitor kita yang berkaitan dengan hal ini.

“Saya sampaikan sebelumnya beras yang disalurkan semuanya kondisinya kualitas cukup baik, dan kita Bulog se- Indonesia sudah mengontrol semua yang disalurkan kondisi baik,” tandasnya.

Ia menbahkan, bahwa gudang yang ada di seluruh Indonesia sebanyak 1600 unit gudang daya tampung mencapai 4 ribu ton beras, sehingga dengan kondisi stok beras masih stabil ditambah dengan gula, jagung, minyak goreng, terigu, gula pasir dan lain lain masih mencukupi, dan beras untuk bansos seluruh indonesia untuk selama 3 bulan dengan total 450 ribu ton sudah siap untuk didistribusikan kepada penerima manfaat.” (Ms)

Komentar Anda

BACA JUGA
Nasional | Kamis, 29 Oktober 2020 | 07:13 WIB
Nasional | Senin, 26 Oktober 2020 | 14:46 WIB
Nasional | Senin, 26 Oktober 2020 | 13:55 WIB