Minggu, 6 Desember 2020 | 04:26 WIB

Dirjen Otonomi Daerah Pada Kementerian Dalam Negeri

Melakukan Rapat Teknis Evaluasi Pencairan Dana Hibah Pilkada Serentak 2020

Kamis, 22 Oktober 2020 | 17:23 WIB - Markus Sitanggang

KARAWANG,- Direktorat Jenderal Otonomi Daerah pada Kementerian Dalam Negeri melakukan rapat teknis evaluasi pencairan dana hibah pilkada serentak 2020.

Rapat ini dilakukan bertujuan memastikan terkait pendanaan pelaksanaan pilkada di daerah memadai dan terealisasi dengan baik.

Pjs Bupati Karawang, Yerry Yanuar mengatakan ada beberapa hal yang dibahas, seperti kebijakan dan kondisi aktual pilkada serentak, hingga perkembangan dana dan pertanggungjawabannya.

"Kami ingin menyamakan persepsi soal mekanisme alokasi dana APBD untuk pilkada. Kami juga ingin menentukan langkah-langkah konkret dalam percepatan pencairan dana hibah untuk pilkada," katanya pada wartawan, Kamis (22/10/2020) seusai melakukan rapat melalui virtual.

Yerry pun menyebut setiap pemda nanti akan merealisasikan belanja hibah ke KPU dan Bawaslu, termasuk ke TNI-Polri sesuai target dan jadwal yang telah ditetapkan berdasarkan peraturan undang-undang," katanya.

Seperti diketahui, pilkada Karawang 2020 terdapat tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati. Masing-masing telah memiliki nomor urutnya, seperti nomor 1 Yesi Karya Lianti - Adly Fairu, nomor 2 Cellica Nurrachadiana - Aep Saepuloh, dan nomor 3 Ahmad Zamakhsyari - Yusni Rinzani.

Para calon bupati dan wakil bupati Karawang ini bakal beradu ide dan program untuk menarik suara warga, terlebih pilkada kali ini berbeda dari pilkada sebelumnya lantaran adanya wabah Covid-19. Beberapa waktu lalu, ketiga paslon pun sudah menyerahkan atau melaporkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) (Ms)

Komentar Anda

BACA JUGA
Nasional | Jumat, 4 Desember 2020 | 14:30 WIB
Pendidikan | Kamis, 3 Desember 2020 | 12:43 WIB