Minggu, 6 Desember 2020 | 06:01 WIB

Eks Anggota DPRD Kota Bandung Dituntut 6 dan 4 Tahun Penjara

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 07:19 WIB - Dimas Madia

BANDUNG,– Mantan anggota DPRD Kota Bandung Tomtom Daabul Qamar dan Kadar Slamet dituntut 6 dan 4 tahun penjara. Keduanya terbukti melakukan tindak pidana korupsi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Bandung.

Tuntutan tersebut dibacakan Jaksa KPK dalam sidang di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung pada Senin (19/10/2020).

Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa satu Tomtom selama 6 tahun dan denda Rp 150 juta subsidair kurungan enam bulan. Menjatuhkan terdakwa dua Kadar Slamet hukuman empat tahun penjara dan denda Rp 150 juta subsidair kurungan enam bulan, demikian surat tuntutan yang dibacakan Jaksa KPK.

“Keduanya terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana dakwaan alternatif kedua”, ujar Jaksa KPK.

Selain denda Rp. 150 juta, Tomtom diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp 7,1 miliar atau diganti kurungan 2 tahun. Sedangkan Kadar Slamet diminta membayar uang pengganti sebesar Rp 5,8 miliar atau diganti kurungan selama 4 tahun.

Masih menurut Jaksa KPK hal yang memberatkan keduanya tidak mendukung upaya pemerintah dalam hal pemberantasan korupsi. Jaksa juga menilai Tomtom berbelit-belit saat diperiksa. Sementara Kadar pernah dihukum.

Sedangkan untuk hal meringankan, Kadar Slamet menjadi justice collaborator (JC), berterus terang sehingga tak menyulitkan KPK. Kadar juga sudah mengembalikan kerugian negara.

Rizky Rizgantara kuasa hukum Kadar Slamet mengatakan tuntutan terhadap kliennya ini lebih ringan dibanding Tomtom. Menurutnya, tuntutan yang lebih ringan lantaran JC yang diajukan Kadar diterima KPK.(spn/bd).

Komentar Anda

BACA JUGA
Nasional | Kamis, 3 Desember 2020 | 05:52 WIB
Nasional | Kamis, 3 Desember 2020 | 17:34 WIB