Rabu, 3 Juni 2020 | 23:26 WIB

Perkembangan Agama Islam di Sumedang

Masa Ratu Sumedanglarang ke 8, Nyi Mas Ratu Pucuk Umun

Jumat, 22 Mei 2020 | 13:49 WIB - Ismet

Dedie Kusmayadi, Penata Keraton Sumedang Larang

SUMEDANG, - Pada masa ratu Sumedanglarang ke 8 yaitu Nyi Mas ratu Inten Dewata yang bergelar ratu Pucuk Umum, pusat kerajaan Sumedanglarang ditetapkan di Kutamaya.  Istana kerajaan dibangun dari bahan baku serba kayu, menggunakan arsitek model Sunda dengan menghadap ke alun-alun Mayadatar. Simbol cita-cita Ratu Pucuk Umun dinukilkan dalam monument Kuta yang dibuat dari tanah dalam bentuk bulat dan membujur ke arah langit.

Kehadiran Pangeran Santri (Raden Solih bin Pangeran Muhammad bin Pangeran Panjunan Cirebon) menjadi pendamping hidup Ratu Pucuk Umun mendorong terhadap perkembangan Islam di Sumedang.

Makam Nyi Mas Ratu Pucuk Umun dan Pangean Santri di Gunung Ciung Sumedang 

Sentuhan-sentuhan Islam lebih berdenyut bahkan secara bertahap Islam berkembang dikalangan rakyat. Kemudian Pangeran Santri yang memusatkan perhatian kepada gerakan syiar Islam mendirikan sarana ibadah di lingkungan karaton. Sehingga menambah wawasan dan memperkuat keyakinan agama dikalangan keluarga raja.

Selain itu pengaruh Pangeran Santri mendorong terhadap hubungan Sumedanglarang dengan Cirebon baik dalam segi hubungan keagamaan, sosial politik dan ekonomi, termasuk hubungan seni budaya.

Pendekatan seni budaya telah menunjukkan munculnya kegiatan seni yang bernafaskan Islam.seperti seni rebana, terebang yang dikenal oleh masyarakat pada saat itu seni sholawat. Demikian juga dalam upacara-upacara ritual tak lepas dari nuansa keislaman bahkan tradisi upacara pengantin diwarnai oleh khataman, yaitu seni membaca Al Qur’an dilakukan secara bergantian dan serempak, disajikan setelah peresmian pernikahan.

Sentuhan seni budaya Cirebon tampak dalam arsitek sarana ibadah, lukisan dinding, bentuk kendaraan tradisional termasuk bangunan-bangunan pesantren. Sejak itu pulalah rakyat Sumedang mulai mengenal kain batik Cirebon.

oleh :  Dedie Kusmayadi

Penata Keraton Sumedang Larang(KSL)

Komentar Anda

BACA JUGA