Jumat, 29 Mei 2020 | 08:42 WIB

Masyarakat Kota Bandung amat mencintai Stadion GBLA

Minggu, 12 Januari 2020 | 06:20 WIB - Asep Ruslan

BANDUNG,-- Masyarakat Kota Bandung amat mencintai Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Berbagai komunitas mengaku siap mendukung Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengaktifkan kembali stadion tersebut untuk pertandingan olahraga, khususnya sepak bola. Salah satu komunitas yang siap mendukung yaitu GBLA Lovers.

Aristomuhaji (Aris), Penasehat GBLA Lover menyatakan, komunitasnya mendukung semua pihak agar bisa menyetujui penggunaan stadion kebanggaan Kota Bandung itu. Pasalnya, kondisi bangunan dianggap memiliki kelaikan guna.

"Bagi mereka yang menyatakan bahwa GBLA itu tidak aman mungkin harus dipertanyakan," tuturnya usai menemui Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana di Balai Kota Bandung, Jumat (10/1/2020).

Aris telah mendengar langsung penjelasan dari wakil wali kota soal berbagai langkah Pemkot Bandung dalam mengupayakan aktivasi dan pemanfaatan GBLA. Ia pun sepakat dengan Pemkot Bandung, persoalan GBLA harus segera dituntaskan.

Pemkot Bandung telah mengantongi berbagai hasil kajian dari para ahli tentang kelaikan GBLA, termasuk dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), yang menyatakan bahwa GBLA aman untuk digunakan.

Ada pun penurunan tanah yang selama ini dikhawatirkan oleh pihak-pihak tertentu, Aris mengungkapkan, hal itu memang kondisi yang sudah diantisipasi. Itu tidak akan mengganggu struktur utama bangunan.

"Sekarang sudah jelas surat dari Kementerian PUPR yang menyatakan bahwa stadion itu layak digunakan. Makanya yang jadi masalah itu memang ada penurunan selama 15 tahun, pasti akan terjadi penurunan tanah di luar struktur utama," jelasnya.

"Saya kira GBLA bisa digunakan. Tinggal keberanian saja untuk menggunakan itu. Karena itu sudah dilakukan uji ilmiah," imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung pun mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh GBLA Lovers. Ia memastikan, langkahnya sejalan dengan komunitas yang terus mengawal aktivitas GBLA itu.

"Kami sudah siap dengan segala prosesnya. Bahkan untuk kerja sama pemanfaatan dengan pihak ketiga sudah akan kami fasilitasi. Namun kami tidak ingin ada cacat aturan dalam prosesnya. Saat ini, bolanya bukan di kami. Tetap prosedur administratif harus ditempuh," beber Yana.

Saat ini Pemkot Bandung tengah menunggu langkah dari PT. Adhi Karya dan kepolisian untuk mengeluarkan dokumen yang bisa digunakan Pemkot untuk mengaktivasi GBLA.

"Kita semua menunggu," ucap Yana yang juga Ketua Askot PSSI Bandung itu.


Komentar Anda

BACA JUGA
Ekonomi | Sabtu, 23 Mei 2020 | 16:12 WIB