Jumat, 27 November 2020 | 06:18 WIB

H Helmi Budiman Berharap Seluruh Jajarannya Melek Teknologi

Senin, 1 Juli 2019 | 16:20 WIB - Deny Yanto

GARUT, -- Wakil Bupati Garut H Helmi Budiman menghadiri acara pertemuan dengan para Kepala SKPD yang rutinitas dilakukan setiap hari Senin selesai melaksanakan apel pagi dan santapan rohani di majid At-tauhid.

Dalam pertemuan tersebut Wakil Bupati membahas masalah media sosial (Medsos) juga masalah sampah dan PKL bersama para kepala SKPD di aula rapat Setda Garut, Senin (01/07/2019).

Dalam Pembahasan Medsos, Wabup meminta agar seluruh jajarannya melek teknologi dan setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD), Kecamatan, Kelurahan dan Desa memiliki Medsos guna memudahkan penyebaran informasi ke masyarakat.

Wabup memaparkan, di era digital sekarang ini, media sosial sudah digunakan sebagai sarana berkomunikasi. Era komunikasi saat ini sudah berubah, saya wajibkan semua SKPD, Kecamatan maupun Kelurahan/Desa mempunyai akun media sosial untuk mempublikasikan semua kegiatan dan diharapkan lebih bijak dan pintar memanfaatkan teknologi informasi saat ini.

“Intinya saya minta seluruh SKPD hingga jaringan ke bawah minimal harus memiliki akun media sosial. Share seluruh informasi, program kerja, maupun target yang telah dicapai masing-masing SKPD. Dan harapan saya, kita bisa membangun kebersamaan, bekerja bisa maksimal, pelayanan diutamakan, masyarakat bisa senang,” tambah Helmi.

Pada tahun 2017 menurut data Kementrian Komunikasi dan Informatika, kata Wabup, pengguna media sosial di Kabupaten Garut mencapai 198.280 ribu. Ini sebagai ladang sebaiknya dimanfaatkan untuk penyebarluasan informasi setiap kegiatan yang dilakukan, baik yang sudah maupun yang akan dilakukan oleh SKPD dan pemerintahan kebawahanya.

“Dengan luas wilayah dan banyaknya potensi daerah yang dimiliki Kabupaten Garut, sudah sepatutnya hal ini diimbangi dengan inovasi atau terobosan baru. Saya meminta agar program dan produk Garut tak hanya bisa dikenalkan ke masyarakat lokal, tetapi juga ke nasional. Selain itu, setiap SKPD wajib membuat program yang mampu menjawab kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi masyarakat,” papar Helmi Budiman.

Wakil Bupati Garut menambahkan, pihaknya menekankan pengelolaan konten yang baik. Konten harus dikemas dengan baik melalui penyusunan agenda setting dan dapat digunakan untuk melawan hoaks. Khususnya terkait dengan penelitian, pengembangan, dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dibagian lain Wabup membahas masalah Pedagang Kaki Lima (PKL), Dalam pembahasan tersebut wabup mengaspirasi anggota satpol PP beserta Dishub Garut dan Pihak keamanan yang telah bekerja dengan baik dalam mengatasi masalah PKL ini.

Namun demikian, kata Wapub, harus secara kontinyu dan terus menerus sehingga Perda K3 bisa ditegakan dengan tidak pandang bulu, artinya semua yang memasuki zona merah atau zona terlarang untuk mendirikan lapak PKL, harus dibersihkan.

"Dalam hal ini pihak terkait harus lebih mementingan pendekatan secara persuasif, jangan sampai melebihi aturan yang ada dalam penertibanya," jelas Wabup.

Wabup berharap, setelah PKL bersih dari zona terlarang, kota Garut akan bisa tertata dengan baik sehingga penghargaan Adipura bisa kita dapatkan lagi.

"Kita akan dorong PKL memasuki gedung PKL yang sudah disediakan dengan penambahan fasilitas yang ada, dan untuk warga Garut juga harus mendukung dalam tertatanya Garut Kota Bersih. Kalau Kota Garut Bersih secara sendirinya piala Adipura pun bisa kita raih seperti beberapa tahun lalu," pungkasnya.(spn/hm).

Komentar Anda

BACA JUGA
Nasional | Kamis, 26 November 2020 | 06:16 WIB
Nasional | Sabtu, 21 November 2020 | 19:52 WIB
Nasional | Kamis, 26 November 2020 | 06:08 WIB