Senin, 16 Desember 2019 | 06:04 WIB

H3C Tingkatkan Pengembangan Pasar di Indonesia demi Jangkauan Global yang Lebih Cepat

Sabtu, 2 November 2019 | 06:32 WIB - Liana

JAKARTA,  -- H3C menggelar sebuah Ajang Mitra di Indonesia (Indonesian Partner Event) dengan tema "Digital Navigation, Smart Future", dan mengumumkan kehadirannya secara resmi di Indonesia. Konferensi ini dihadiri Gary Huang, SVP H3C, sejumlah perwakilan pemerintah dan klien di beberapa industri terkait. Di konferensi tersebut, Gary Huang memaparkan strategi bisnis internasional dan target pengembangan pasar H3C di Indonesia.(1/11/19).

Meletakkan Landasan yang Baik dalam Pembangunan Infrastruktur Digital dengan Ide tentang Kebutuhan Transformasi

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi generasi baru, skala perekonomian digital di Indonesia terus bertambah. Menurut perkiraan IDC, nilai belanja Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Indonesia akan menembus USD 30 miliar pada 2019. Pada 2022, lebih dari 50% dari perusahaan Indonesia akan berinvestasi dalam pembangunan fasilitas TI yang mengutamakan era digital (digital native). Lebih lagi, 50% dari kegiatan belanja TI nasional akan dialokasikan untuk investasi sejumlah teknologi platform ketiga, termasuk cloud, big data, kecerdasan buatan (AI), dan lain-lain. Hal ini dilakukan agar sejumlah perusahaan terkait dapat menangkap peluang pertumbuhan di era perekonomian digital.

Di Indonesia, H3C kelak memanfaatkan berbagai fitur infrastruktur digitalnya yang lengkap dalam bidang komputasi, penyimpanan data, jaringan, keamanan siber, dan sektor-sektor lain. Infrastruktur tersebut didukung pengalaman industri selama bertahun-tahun dalam menggarap transformasi digital di beragam industri. Untuk itu, H3C ingin membantu Indonesia supaya mampu memanfaatkan berbagai peluang pembangunan digital dan menghasilkan perekonomian digital yang berkembang pesat.

Memimpin Pembangunan Perekonomian Digital yang Terpadu Melalui Kerja Sama Industri

Dengan mengandalkan "Digital Brain Project" yang diluncurkan di ajang Navigate 2019, H3C ingin mewujudkan strateginya, yakni "Inclusive Platform and Borderless Ecology" and "Channel First". Strategi ini ditempuh guna memberdayakan para mitra, menyediakan dukungan yang baik terhadap proyek-proyek penting, serta membantu para pelanggan untuk membangun "Digital Brains"-nya sendiri, di bidangnya masing-masing. H3C berniat untuk membantu seluruh industri dalam menjalankan transformasi digital berdasarkan fitur-fitur penting, termasuk konektivitas canggih (intelligent connectivity), konvergensi dinamis (dynamic convergence), alat ukur dan pengambilan keputusan canggih (intelligent analytics and decisions).

"H3C mengutamakan pengembangan bisnis di seluruh dunia, dan Indonesia menjadi prioritas khusus bagi kami," kata Gary Huang, SVP H3C. "Ke depan, kami akan memperluas peranan H3C dalam meningkatkan transformasi digital di sejumlah sektor termasuk pendidikan, pemerintah, dan jasa keuangan. Di saat bersamaan, kami akan memperluas ruang lingkup kerja sama dan berkontribusi terhadap peningkatan daya saing digital Indonesia lewat model kerja sama yang terbuka serta kreatif. Hal ini sejalan dengan langkah H3C yang memasuki babak baru dalam era perekonomian digital bersama mitra-mitra kami."

Tentang H3C

H3C ialah pemimpin industri dalam Solusi Digital, dan berkomitmen untuk menjadi mitra tepercaya bagi klien-klien yang ingin mewujudkan inovasi bisnis dan transformasi digital. H3C menawarkan portofolio Infrastruktur Digital yang lengkap, mulai dari komputasi, penyimpanan data, jaringan, keamanan siber, dan sektor-sektor lain. H3C juga menyajikan platform digital yang lengkap dan terpadu, meliputi cloud computing, big data, interkonektivitas, keamanan informasi, new safety, Internet of Things (IoT), edge computing, kecerdasan buatan (AI) dan solusi 5G, serta layanan teknis terpadu.

Komentar Anda

BACA JUGA
Nasional | Kamis, 12 Desember 2019 | 22:48 WIB
Ekonomi | Selasa, 10 Desember 2019 | 16:59 WIB
Polkum | Selasa, 10 Desember 2019 | 19:50 WIB