Sabtu, 8 Agustus 2020 | 12:43 WIB

Kelompok Pemuda Desa Gantungan Ciptakan Robot Pengantar Obat Ke Kamar Pasien RS

Sabtu, 27 Juni 2020 | 08:28 WIB - Ahmad Wahidin

TEGAL - Komunitas anak muda asal desa Gantungan, kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal membuat prototipe robot pengantar obat yang mampu berjalan sendiri mengikuti alur yang telah ditentukan. Hal ini dilakukan karena Empatinya pada keselamatan tenaga medis di rumah sakit dari kontaminasi virus corona.

Dimotori oleh Abdul Wahab, seorang santripreneur yang tidak lulus pendidikan SMP. Pasalnya, robot yang dilengkapi dengan sensor pengambilan obat dan pesan suara ini memudahkan pasien mengambil obatnya.

Untuk menguji kehandalannya, Bupati Tegal Umi Azizah didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal dan Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr. Soeselo Slawi pun melihat secara langsung simulasi robot saat mengantarkan obat ke kamar pasien, di Pendopo Amangkurat, Jumat (26/6).

" Saya kagum sekali dengan robot ini," Kata Bupati.

Umi berharap, prototipe robot ini secepatnya bisa dikembangkan agar semakin layak saat digunakan sebagai alat bantu rumah sakit dalam mengurangi kontak pasien positif Covid-19 dengan para petugasnya.

“Meski masih berupa prototipe dan perlu proses untuk penyempurnaannya, tapi saya merasa senang dan bangga dengan karya kreatif anak-anak muda asal Dukuh Asem Desa Gantungan Kecamatan Jatinegara ini. Setelah ini saya minta robot tersebut bisa langsung ujicobakan di RSUD dr Soseselo untuk kemudian dievaluasi dan disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya, yaitu tenaga medis rumah sakit,” kata Umi.

Sementara itu, Abdul Wahab menjelaskan, robot ini merupakan hasil reka cipta dirinya bersama teman-temannya yang memiliki kemampuan di bidang mekanik dan pemrograman aplikasi line following dengan bahasa C.

“Saat ini, kami memang baru bisa merancang robot yang bergerak menyusuri lintasan berbentuk garis. Alhamdulillah, setelah disupport ibu bupati, kedepannya bisa segera kami kembangkan robot dengan sensor lain yang mampu membaca koordinat atau virtual path tanpa harus menggunakan stiker garis yang ditempelkan di lantai,” ujar Wahab.

Setelah berhasil mensimulasikan robotnya di hadapan Bupati Tegal, Wahab beserta kawan-kawannya pun beranjak, beralih ke RSUD dr. Soeselo Slawi untuk mempraktikkan prinsip kerja robotnya di ruang perawatan rumah sakit.(hid/har).

Komentar Anda

BACA JUGA
Peristiwa | Senin, 3 Agustus 2020 | 08:29 WIB
Peristiwa | Kamis, 6 Agustus 2020 | 14:07 WIB
Nasional | Rabu, 5 Agustus 2020 | 14:41 WIB