Jumat, 27 November 2020 | 06:36 WIB

Prof. Kusnandi: Butuh 1.620 Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Senin, 27 Juli 2020 | 20:14 WIB - wry

BANDUNG,  – Proses uji klinis vaksin SARS Cov-2 atau virus corona Covid-19 di Kota Bandung, akan dipusatkan di enam tempat, yaitu rumah sakit kedokteran Universitas Padjadjaran, Balai Kesehatan Universitas Padjadjaran, Puskesmas Garuda, Dago, Sukaparkir, dan Puskesmas Ciumbuleuit.

Ketua tim peneliti vaksin, Prof. Kusnandi Rusmil, menyebutkan saat ini tim peneliti masih menunggu surat persetujuan dari Komite Etik untuk memulai pengujian. Jika surat tersebut sudah terbit, tim peneliti akan mulai membuka pendaftaran bagi relawan yang ingin mengikuti uji klinis ini.

“Sebanyak 1.620 relawan, dibutuhkan pada uji klinis fase ketiga ini,” ungkap professor dari Universitas Padjadjaran ini saat bertemu Wali Kota Bandung Oded M Danial, di Balai Kota Bandung, Senin (27/7/2020).

Namun, diungkapkan Prof. Kusnandi, tidak semua orang bisa menjadi relawan karena ada kriterianya. Para relawan yang bisa mengikuti uji klinis ini adalah mereka yang berusia antara 18-59 tahun dan memiliki kondisi fisik yang bagus, jelasnya.

Mereka, lanjut Prof. Kusnandi, akan diperiksa oleh dokter spesialis penyakit dalam sebelum diberi suntik vaksin. Setelah itu, tim peneliti akan memantau kondisi kesehatan relawan selama 6-8 bulan.

“Nanti ada yang datang untuk diambil darah. Ada yang melalui telepon, karena sekarang semua orang punya HP (hand phone) kan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Kusnandi juga menjelaskan, vaksin yang akan diujikan merupakan jenis virus yang dimatikan, sehingga aman untuk dimasukkan ke dalam tubuh manusia. Selain itu, vaksin ini pun halal karena tidak mengandung bahan-bahan non halal dan telah tersertifikasi. (spn/bd)

Komentar Anda

BACA JUGA
Nasional | Sabtu, 21 November 2020 | 19:50 WIB